Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala SDN Gubeng III/206 Surabaya, Mahfudz MS, M.Pd.I., yang menekankan pentingnya peran perpustakaan dalam menunjang proses pembelajaran dan menumbuhkan minat baca sejak dini. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan buku, tetapi juga ruang belajar yang menyenangkan dan inspiratif.
“Perpustakaan adalah jantung literasi sekolah. Jika dikelola dengan baik, perpustakaan mampu menumbuhkan kebiasaan membaca, memperluas wawasan siswa, dan mendukung keberhasilan pembelajaran di kelas. Kami berkomitmen menjadikan perpustakaan sebagai ruang belajar favorit bagi siswa,” ujar Mahfudz MS, M.Pd.I.
Tim dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Surabaya memberikan pembinaan terkait sistem pengelolaan perpustakaan sekolah, mulai dari penataan koleksi buku, klasifikasi dan katalogisasi, administrasi peminjaman, hingga strategi menciptakan layanan perpustakaan yang ramah anak. Peserta juga mendapatkan bimbingan tentang pentingnya sudut baca yang nyaman, program literasi rutin, serta pemanfaatan perpustakaan sebagai sarana pendukung Kurikulum Merdeka.
Dalam sesi praktik, peserta diajak memahami cara pengelompokan buku sesuai kategori, penataan rak yang efektif, serta pencatatan inventaris perpustakaan. Para guru dan pengelola perpustakaan terlihat antusias mengikuti setiap sesi, karena materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan sekolah. Kegiatan ini juga menjadi ajang diskusi dan berbagi pengalaman mengenai tantangan pengelolaan perpustakaan di sekolah dasar.
Kegiatan ditutup dengan harapan agar kerja sama antara sekolah dan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Surabaya dapat terus berlanjut dalam bentuk program pendampingan dan penguatan literasi sekolah. Dengan perpustakaan yang dikelola dengan baik, diharapkan siswa semakin gemar membaca, memiliki wawasan luas, dan mampu meningkatkan prestasi belajar.
Surabaya, 23 Januari 2023
Teams Lentera Buletin SDN Gubeng III/206 Surabaya


0 Komentar